Jumat, 23 Desember 2016

Kisah Nyata Pengakuan Seorang Wanita Menikah dengan Jin

Cerita misteri kali ini akan mengangkat sebuah kisah nyata pengakuan seorang wanita menikah dengan jin yang terjadi di daerah Sragen Jawa Tengah. Sumber dari tulisan di bawah memang bukan berasal dari wanita yang dimaksud itu sendiri melainkan dari sahabatnya yang pernah mendapatkan pengakuan mengejutkan tersebut dari pelaku yang mengaku memiliki suami sebangsa Jin. Seperti apa cerita mistis tersebut langsung saja kita simak penuturan mbak Yuli di berikut.

[​IMG]

Selamat malam sobat semua, sebelumnya perkenalkan nama saya Yuli tinggal di daerah Sragen Jawa Tengah. Melihat beberapa halaman dari situ cerita pesugihan nyata ini saya cukup tertarik untuk menceritakan kembali sebuah kisah mistis yang dialami oleh sahabat saya sebut saja namanya Walidah.

Walidah merupakan sahabat saya dari kecil dan memang tempat tinggal kami juga cukup dekat sehingga hampir setiap hari kami bertemu baik sekedar ngobrol maupun ngerumpi.

Kami memang sama-sama sudah berkeluarga cukup lama sekitar 15 tahun, namun bedanya hingga saat ini Walidah belum memiliki keturunan sementara saya sudah punya 3 anak dan yang paling kecil sudah masuk paud tahun ini.

Sebagai seorang sahabat saya tahu benar ulah dan kelakuan Walidah karena memang dia selalu bercerita perihal kehidupannya pada saya yang kemudian saya tuliskan pada email dengan judul kisah nyata pengakuan seorang wanita menikah dengan jin.

Memang sih sebagai seorang wanita dengan umur 40-an tahun dia terlihat lebih muda dibandingkan dengan saya dan teman-teman sebaya, entah karena dia belum pernah melahirkan atau karena hal lain saya juga kurang tahu. Yang jelas kelebihannya tersebut kerap disalah gunakan oleh Walidah untuk main serong dengan lelaki lain tanpa sepengetahuan suaminya.

Fakta mengejutkan yang baru saja dialaminya ialah dia main serong denan ketua RT di lingkungan kami. Sebagai seorang wanita yang telah berkeluarga lebih-lebih menjadi sahabatnya sejak kecil saya mencoba untuk memberikannya masukan dengan tujuan agar Walidah menyadari kesalahannya berselingkuh.

Awalnya saya bertanya pada Walidah “Mbak emangnya gak takut kalau sampai ketahuan sama bu RT?” Namun dengan senyum genit dia menjawab “gak lah, ngapain takut, kami aman 100%, toh mereka juga sudah banyak berhutang budi sama saya” jawab Walidah.

“Hutang budi gimana maksudnya?” tanya saya lebih lanjut.

“Ya hutang budi, mereka sudah banyak merasakan uang dari saya dan itu jadi alasan utama kenapa bu RT tetap sungkan jika saya kepergok sedang boncengan di jalan sama Pak RT” Timpal Walidah.

“Asal kamu tahu ya Yul, rumah Pak RT bisa sebagus dan semegah itu sedikit banyak juga menggunakan uang dari saya” tambah Walidah.

Saya yang penasaran bagaimana Mbak Walidah bisa memberi uang pada keluarga Pak RT sedangkan suaminya saja pekerjaannya hanya buruh pabrik sementara dia juga ibu rumah tangga dan tidak berpenghasilan.
Menikah dengan Jin
Karena rasa penasaran tersebut akhirnya saya memberanikan diri bertanya lebih jauh pada Mbak Walidah “Loh mbak emangnya uang dari mana yang bisa mbak kasih pada Pak RT?”

“Yul koe kan kancaku kawit cilik, tak critani tapi aja kanda sapa-sapa ya?” dengan logat jawanya dia bilang akan bercerita namun saya tidak boleh menceritakan hal tersebut pada orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar