Senin, 05 Desember 2016

Setelah “Teman Ahok”, Kini Muncul “Muda Mudi Ahok”

[​IMG]

Komunitas pendukung kandidat bakal calon petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kembali bermunculan. Komunitas ini bernama "Muda Mudi Ahok". Koordinator "Muda Mudi Ahok" Ivanhoe Semen mengatakan kemunculan komunitas ini karena terinspirasi oleh komunitas "Teman Ahok".

"Patut diapresiasi 'Teman Ahok' sebagai pioneer atau pelopor awal dukungan pengumpulan KTP untuk Ahok maju independen. Tentunya gerakan ini menginspirasi munculnya gerakan lain termasuk kami," kata Ivanhoe, saat diskusi "Ada Apa dengan Ahok", di Setiabudi Building II, Jakarta Selatan, Selasa (24/5/2016) malam.

"Muda Mudi Ahok" tidak akan melakukan kegiatan yang sebelumnya sudah dilakukan oleh "Teman Ahok". Ivanhoe mengaku telah berkoordinasi dengan "Teman Ahok" untuk saling bersinergi.

Seiring berjalannya waktu, banyak simpatisan Partai Hanura dan partisan non partai politik yang bergabung dengan "Muda Mudi Ahok".

"Selain pengumpulan KTP, kami usulkan lebih baik mengadakan forum diskusi. Kalau ada pertanyaan atau isu miring, kami klarifikasi lewat forum itu," kata Ivanhoe. (Baca: Kumpulkan KTP untuk Ahok, Nasdem Bentuk "Muda Mudi Ahok")

Rencananya diskusi akan rutin berlangsung tiap dua minggu sekali. Forum diskusi ini juga dijadikan ajang perkumpulan sesama pendukung Ahok pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

Ivanhoe mengatakan, beberapa pihak masih banyak yang ragu-ragu mendukung Ahok. Sebab Ahok kerap diterpa isu miring. Terutama jelang pendaftaran calon independen ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI.

"Banyak prestasi Ahok yang belum diketahui, makanya kami jelaskan dan sampaikan melalui forum diskusi ini. Kalau ada opini dari lawan politik, bisa di-counter melalui pertemuan seperti ini. Mungkin setelah pendafataran atau resmi menjadi bakal calon gubernur bisa melakukan kegiatan lain," kata Ivanhoe.

Foto Penangkapan Ahmad Dhani Hingga Ratna Sarumpaet Menjadi Viral

Sejumlah tokoh seperti Ratna Sarumpaet, Ahmad Dhani, Kivlan Zein hingga Rachmawati Soekarnoputri kabarnya telah ditangkap. Kabarnya, mreka diciduk polisi lantaran persoalan dugaan makar.
Musisi Ahmad Dhani ikut ditangkap Polda Metro Jaya, jelang aksi damai Bela Islam III, Jumat 2 Desember 2016. Calon Wakil Bupati Bekasi itu dan sejumlah tokoh lainnya, seperti Ratna Sarumpaet, Mayjen (Purn) TNI Kivlan Zien, Brigjend (Purn) TNI Adityawarman Thaha, Jamran, Hatta Taliwang, Sri Bintang Pamungkas, Rachmawati Soekarnoputri di bawa ke Mako Brimob, Kepala Dua, Depok pada Jumat (2/12/2016) dinihari di tempat yang berbeda.

Sebelum ditangkap, suami penyanyi Mulan Jameela itu sempat berkicau di media sosial Twitter sekitar lima jam yang lalu. Dalam kicauannya tersebut dia menyebut ada beberapa polisi yang sempat mencarinya, saat dia menginap di hotel Sari Pan Pacific

“Malam ini di depan kamar di hotel Sari Pan Pasifik, orang mengaku dari Polda mencari saya,” tulis Ahmad Dhani, Jumat Pagi WIB.

Penangkapan ini menjadi pun menjadi topik terpopuler di Twitter. Di Twitter juga, Beredar foto-foto penangkapan Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet. Dari foto yang beredar tampak Ratna Sarumpaet dikawal sejumlah orang bersegaram sedang berjalan di sebuah koridor. Foto kedua memperlihatkan Ratna masuk ke dalam mobil

Sedangkan foto selanjutnya memperlihatkan Ahmad Dhani seperti sedang diperiksa oleh polisi. Sebelumnya, ada foto yang memperlihatkan Ahmad Dhani sedang berjalan bersama orang-orang berseragam aparat.
Polda Metro Jaya mengonfirmasi telah menangkap delapan orang yang diduga melakukan makar atau penggulingan pemerintah yang sah. Namun, Polda Metro tidak menjelaskan dan menuturkan siapa saja orang yang telah ditangkap. Polisi saat ini masih memeriksa keterangan dari mereka.

“Masih diperiksa” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli, dikutip dari Detik, Jumat (2/12/2016).

Diberitakan Republika, Jumat, Pimpinan Advokat Cinta Tanah Air Habiburokhman mengatakan, saat ini pihaknya sedang mendampingi Ratna Sarumpaet. Dia saat ini sedang mengikuti mobil yang membawa Ratna. Walaupun demikian, dirinya masih belum mengetahui alasan “pengamanan” tersebut.

Terkait berita ini, Yusril Ihza Mahendra, mengonfirmasi penangkapan Ratna Sarumpaet, Kivlan Zein, Sri Bintang Pamungkas, dan beberapa nama lain. Yusril menyatakan akan membela mereka sebagai lawyer.

“Saya barusan bicara via telpon dg Bu Ratna Sarumpaet. Beliau dijemput polisi di Hotel Sari Pasifik, dibawa ke markas Brimob Kelapa Dua,” kicau Yusril melalui akun @Yusrilihza_Mhd.

Soal, penangkapan Sri Bintang Pamungkas juga dibenarkan oleh anaknya, Husnul Hayati Yusuf. Dia mengatakan aparat dari Polda Metro Jaya menangkap ayahnya Jumat (2/12/2016) sekitar pukul enam di kediamannya di Cibubur. “Benar jam 6 tadi pagi (ditangkap), delapan mobil datang,” ujar anak Sri Bintang Pamungkas, Husnul Hayati Yusuf, mengutip Republika.

Saat datang, polisi membawa surat penangkapan atas tuduhan makar. “Pertama mereka bilang mau dibawa ke Polda ternyata di tengah jalan, ayah SMS bahwa dibawa ke Brimob Kelapa Dua,” kata dia.

Polisi tidak menjelaskan apa yang dilakukan Sri Bintang sehingga dikenai tuduhan makar. Saat ini Sri Bintang belum didampingi kuasa hukum.

Ketika dimintai konfirmasi Okezone, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono membenarkan Sri Bintang ditangkap. Meski demikian dia belum menjelaskan dengan tuduhan apa mereka ditangkap dan kronologinya. “Saya membenarkan Sri Bintang ditangkap pagi ini. Tapi kronologis menyusul,” kata Argo di Jakarta, Jumat (2/12/2016).

Fahmi: Jangan Ragukan Komitmen Jokowi Terhadap Islam


Direktur Pusat Kajian Trisakti (Pusaka Trisakti) Fahmi Habsee menilai kehadiran PresidenJoko Widodo (Jokowi) dalamDoa Bersama di Monas, Jakarta (2/12) merupakan sikap kenegarawanannya dan tidak perlu diragukan komitmennya terhadap umat Islam

"Presiden melihat Islam di Indonesia tidak hanya sebagai agama tapi merupakan kekuatan sosial politik yang merupakan bagian dari kebhinekaan bangsa," kata Fahmi di Jakarta, Senin.

Fahmi juga tidak terkejut dengan kehadiran Presiden dalam shalat Jumat. Dalam beberapa diskusi, Jokowi memandang Islam di Indonesia dan Ke-Indonesiaan sebagai dua sisi mata uangyang tidak bisa dipisahkan.

"Argumen beliau bahwa Islam di Indonesia tidak sekedar sebagai agama mayoritas tetapi juga civilization (peradaban) yang mempengaruhi jalan sejarah dan budaya bangsa," katanya.

Menurut Fahmi, Jokowi memandang Islam telah berakulturasi dalam proses budaya bangsa. Kehamilan, tujuh bulanan, kelahiran, aqiqah, pernikahan, syukuran bahkan hingga kematian telah menempatkan Islam sebagai rujukan dalam proses itu semua sehingga ajaran Islam sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat sejak datangnya Wali Songo ditanah Jawa.

"Tentu konstruksi berpikir beliau memandang kerja keras dalam memajukan bangsa dalam segala bidang saat ini untuk kepentingan bangsa, berhasil atau tidaknya akan dirasakan paling utama oleh umat Islam selaku 'pemegang saham mayoritas' republik, yang juga akan dirasakan oleh umat beragama lain yang hidup berdampingan didalamnya," katanya. seperti dikutipantara

Dikatakannya, jika bangsa ini makmur sejahtera, ekonomi menggeliat, daya beli meningkat, jaminan kesehatan dan pendidikan berjalan, maka umat Islam di Indonesia yang merasakan efeknya dan sebaliknya bila bangsa ini hancur dan gagal maka umat Islam yang paling dirugikan.

Fahmi yang biasa disapa Misi mengungkapkan Jokowi melihat sejarah Bung Tomo saat menggelorakan perang dengan pekikan "Allahu akbar" berulang-ulang, bahwa saat itu bukan berarti Bung Tomo ingin mendirikan negara Islam, tapi Bung Tomo melihat bahwa membebaskan bangsa ini dari penjajahan Belanda beratus-ratus tahun pada hakekatnya juga membebaskan dan membela mayoritas umat Islam menuju kesejahteraan yang lebih baik.

"Hal yang sama dalam pikiran beliau ketika Jokowi memekikkan "Allahu Akbar" di depan jutaan jammah sholat Jumat di Monas(2/12) lalu," jelasnya.

Ia menambahkan hakekatnya membela bangsa dan memajukan negara ini juga membela umat Islam yang menjadi bagian terbesar dalam republik. Jokowi mencontoh keteladanan NabiMuhammad dalam bernegara walaupun Islam mayoritas saat itu, tapi tetap menjamin dan perlindungan untuk agama-agama yang lain, dan tentu sebagai Presiden wajib mengikuti apa yang juga disepakati founding fathers kita ketika menjadikan Pancasila sebagai dasar negara dan menjalankan UUD 1945.

"Bagaimana mungkin Jokowi mengabaikan umat Islam. Ibu beliau dalam kehidupan sehari-hari tidak lepas tahajud dan puasanya, juga adik-adik beliau berhijab semua. Jangan ragukan komitmen Jokowi terhadap umat Islam," terangnya Fahmi melihat pemikiran disampaikan Habib Riziq di Monas dan pemikiran Jokowi tentang memajukan bangsa ini adalah tujuan dan hakekat yang sama untuk menjaga dan memajukan NKRI dengan rasa yang berbeda.

"Keindonesiaan dan Islam disini satu sisi mata uang yang tidak perlu didikotomikan dan terus dipertentangkan," ujar Fahmi yang pernah berseteru 'perang puisi' Wakil Ketua DPR Fadli Zondalam pilpres 2014.

Ketika ditanyakan tentang kelanjutan hukum kasus Ahok yang dituntut para peserta aksi Bela Islam terhadap penutasan kasus Ahok, Ia menjelaskan sebagai resiko politik dan hukum Ahoksebagai pribadi yang tidak bisa disangkutpautkan dengan pihak lain.

"Saya pikir kecerobohan Ahok dalam berbagai video dia yang membahas agama baik tentang "Surga-Neraka" dalam konsepsiKristen didalam rapat di Kantor Gubernur ataupun QS.Al-Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu itu menjadi resiko pribadinya. Tidak ada satupun di bumi pertiwi yang bisa menjaga mulutnya Ahok, " kata Fahmi.

Masih Ingat Tragedi MH 370, Ini Perkembangan Terbarunya


Anggota keluarga dari korban penerbangan Malaysia Airlines yang hilang pada 2014 lalu, mengkritik peneliti Malaysia, Minggu, karena dianggap tidak berbuat cukup untuk menemukan puing-puing yang bisa memberikan petunjuk lebih lanjut tentang apa yang terjadi.

Penerbangan MH370 dengan membawa 239 orang yang termasuk penumpang dan awak pesawat, menghilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 8 Maret 2014, sehingga memicu pencarian di Samudera Hindia selatan yang terus-menerus.

Grace Nathan yang kehilangan ibunya dalam insiden itu, mengatakan pihak keluarga ingin pemerintah Malaysia lebih fokus pada menemukan puing-puing dari pesawat. Pencarian sendiri, sejauh ini sepenuhnya didanai oleh simpatisan dan keluargayang hilang, katanya.

"Seharusnya, tidak boleh ada situasi di mana para kerabat korban di pesawat harus terus mendanai pencarian," katanya di Antananarivo,dikutip antara.

Aslam Khan, salah satu penyelidik Malaysia yang tiba di Antananarivo pada Minggu, mengatakan bahwa tidak benar adanya kesan penyelidikan tersebut mereda.

Dia mengatakan kritik bagi tim investigasi karena gagal untuk mengumpulkan puing-puing tersebut merupakan "komentar yang adil." "Kami berada di sini sekarang. Setelah kami memeriksa secara fisik puing-puing itu, kami akan berada dalam posisi untuk mengatakan lebih banyak," katanya.

Tujuh perwakilan dari para anggota keluarga diharapkan untuk bertemu penyidik pada Senin dan menyaksikan penyidik mengambil alih penyidikan pada enam potongan puing-puing yang telah terdampar di pulau Madagaskar, Samudera Hindia selama lebih dari enam bulan yang lalu.

Sejauh ini sudah 33 potongan yang ditemukan dan diduga berasal dari pesawat nahas tersebut, termasuk bagian sayap dan ekor di La Reunion, Mozambik, Afrika Selatan, Mauritius dan Tanzania.

Tiga potongan telah dikonfirmasi oleh otoritas Malaysia merupakan milik MH370, termasuk flaperon dari bagian ekor yang mereka sebut menunjukkan pilot tidak dapat mengendalikan pesawat tersebut ketika jatuh.

Akan tetapi, potongan-potongan yang lebih dicurigai milik pesawat nahas tersebut, masih tetap dipegang oleh pemerintah setempat.

"Fakta bahwa dalam enam bulan mereka belum mengumpulkan puing-puing, mencerminkan kurangnya keseriusan tentang pencarian," kata Nathan.

Blaine Gibson, seorang pengacara AS yang menjadi penyelidik dengan dana sendiri, telah menghabiskan waktu lebih dari satu tahun untuk menyisir pantai di wilayah pesawat itu menghilang.

Ia menemukan bagian sayap di Mozambik yang oleh pihak berwenang dikonfirmasi kemungkinan berasal dari MH370 dan lebih dari 10 serpihan di Madagaskar, termasuk satu kursi belakang.

Puing-puing itu, bisa mengungkapkan bagaimana pesawat tersebut jatuh, katanya.

"Mereka bisa menguji jejak bahan peledak atau seperti pecahan peluru, jika itu merupakan sebuah benturan kuat berkecepatan tinggi, yang tampaknya seperti itu karena puing-puing yang kecil dan terpotong-potong," katanya.

Selama dua tahun terakhir, pencarian untuk badan pesawat telah difokuskan pada area laut seluas lebih dari 120.000 kilometer persegi di Samudera Hindia.

Ghislain Wattrelos, pria Prancis yang kehilangan istri dan dua anak remaja-nya dalam kecelakaanitu, mengatakan para kerabat korban ingin lebih fokus pada puing-puing.

"Kami menghabiskan uang dengan jumlah yang cukup besar untuk berusaha untuk menemukan pesawat (di laut) yang tidak ada di sana. Saya tidak tahu mengapa mereka menghabiskan begitu banyak uang untuk melakukan hal ini ketika lebih mudah untuk mencoba dan menemukan puing-puing," katanya.

"Ini sudah seribu hari dan kami tidak memiliki petunjuk apa yang terjadi pada keluarga saya," tambahnya.

Ada Atribut Partai di Aksi 'Kita Indonesia', Ini Kata Golkar

[​IMG] 
Ketua DPD Partai Golkar, Fayakhun Andriadi terlihat hadir di acara 'Kita Indonesia' yang digelar sepanjang Thamrin hingga Sudirman. Dengan menaiki Segway, Fayakhun mengatakan keikutsertaan dirinya karena sudah lama tidak berkumpul bersama rekan-rekannya Dari Golkar.

"Saya happy-happy saja, sudah lama juga Golkar tidak pernah ngumpul," kata Fayakhun di bunderan Hotel Indonesia, Minggu (4/12/2016).

Banyaknya atribut partai yang ada pada acara ini tidak membuat khawatir Fayakhun. Menurutnya atribut partai karena warga ingin menunjukkan identitas mereka. Ia menegaskan tidak ada aktivitas kampanye politik pada kesempatan kali ini.

"Teman-teman rupanya mereka ingin identitas diketahui, tapi kami tidak ada kampanye politik, hanya saling ketemu satu sama lain. Have fun saja," jelasnya.

Sementara itu berdasarkan Pergub 12 tahun 2016 tentang hari bebas kendaraan bermotor, dimana kegiatan kampanye atau partai politik termasuk atribut partai dilarang dalam pelaksanaan kegiatan bebas kendaraan. Menanggapi hal itu Fayakhun mengaku tidak ambil pusing.

"Kalau emang mau diambil, ambil saja," pungkasnya. Sumber.

Jaket Jokowi Di Piala AFF Kembali Diburu Netizen

[​IMG]
Jika sebelumnya Kaesang Pangarep anak bungsu Presiden Joko Widodo mengunggah payung Jokowi yang dipakai saat menemui para peserta aksi 212, kini giliran jaket yang digunakan ayahnya yang diunggah ke akun instagramnya.

Lagi-lagi Kaesang membuat status guyonan akan membongkar rahasia atribut yang dipakai ayahnya asal membeli markobar milik usaha kakaknya Gibran.

Sebelum pada tanya lagi jaket yang dipake pak @jokowi buat nonton bola barusan tapi jangan lupa beli @markobar1996 karena sudah aku kasih tau @chillipari... unggah @kaesangp
Unggahan kaesang pun membuat para netizen berkomentar dan tertawa di akun instagramnya.

Aduh mas @kaesangp kok aku jd ngefans sm km ya..stiap ngpos apapun slalu bikn aku tsenyum..pak @jokowi maju trs pak pokoknya @princessyahrini lewat dech cettarnya.. komentar @yana_kshe

Ak kq curiga..jgn" p jokowi punya distro ya..?? D mn yaa...?? Ndilalaheee..kalo pake kq ya keren...hehee.. kata @wira.wb
Kapan pak jokowi buka endorse an? :) *ditunggu.. unggahan @aulia.zr

Langka, Ulat Ini Dihargai Ratusan Juta Per Kilogramnya

[​IMG]
Tak jarang orang merasa geli bila melihat ulat. Selain bentuknya yang kadang bikin bulu kuduk merinding, cara ulat menggeliat makin membuat orang malas bersentuhan dengannya. Namun tak selamanya ulat dijauhi. Seperti ulat asal Cina ini. Jumlahnya yang langka membuat harga jual ulat mencapai ratusan juta per kilogramnya.

Dalam bahasa latin ulat ini sering disebut ophiocordyceps sinensis. Ia sering ditemukan di wilayah Cina selatan sekitar Tibet atau pegunungan Himalaya. Bentuknya kecil memanjang dan ada jamur yang tumbuh di kepala ulat bagaikan tangkai. Lalu apa istimewanya hingga harga si ulat begitu mahal?

Ulat dan jamur itu sangat menarik sebagai kajian medis maupun alam. Pengobatan Cina sudah sejak lama meyakini, ulat berjamur dan mati itu merupakan obat mujarab yang bisa menyembuhkan banyak penyakit, dari asma sampai kanker.

Ulat itu biasanya mewabah pada musim semi. Maka, pada saat itu, di Tibet atau di punggung-punggung dan lereng pegunungan Himalaya akan terlihat beberapa orang yang merengkak. Mereka sedang mencari ulat-ulat tersebut.

Harga ulat ini Rp 271,4 juta per kilogram atau 20.000 dolar AS. Jurnalis National Geographic, Michael Finkel, pernah mengkuti suami-istri yang sedang mencari ulat. Mereka menjual seharga 90 dolar AS (sekitar Rp1,2 juta) untuk 30 ulat. Di kota, ulat berkualitas bagus bahkan bisa laku 50.000 dolar AS (sekitar Rp678,5 juta).

[​IMG] ​

Dua ulat bahkan bisa terjual 10 dolar AS (sekitar Rp135 ribu) hingga 15 dolar AS (sekitar Rp203,5 ribu). Ulat-ulat itu merupakan dagangan andalan di banyak toko makanan. Biasanya, ulat itu dijual bersamaan dengan ketimun emas laut. Pasangan ulat dan ketimun ini akan menambah harga yang sangat mahal.

Saking berharganya, ulat itu sering menjadi sumber pertikaian. Pada 2010, dua orang Nepal meninggal dunia setelah terjadi percekcokan dan perkelahian soal ulat berjamur tersebut.

Yang istimewa sebenarnya bukanlah ulatnya saja, tapi juga jamur yang membunuhnya dan keluar di kepalanya seperti tangkai. Ulat dan jamurnya itu kini dalam status langka dan terancam punah. Kini, penduduk Cina selatan semakin sulit mendapatkan ulat tersebut, meski di musim semi.

Di Cina, ada kebiasaan orang kaya untuk memberi paket ulat itu sebagai hadiah kepada orang lain. Namun, kebiasaan itu juga semakin terancam, karena makin langkanya ulat mahal tersebut.