Sabtu, 24 Maret 2012

Dennis Ritchie, Tanpanya Steve Jobs, Bill Gates Dan Mark Zuckerberg Bukanlah Siapa-siapa

Siapakah gerangan Dennis Ritchie? Rasanya banyak yang tidak mengenalnya. Sumbangsihnya amat besar sekali bagi dunia teknologi informasi dan telekomunikasi. Sang Maestro ini wafat tepat seminggu setelah wafatnya Steve Jobs, yaitu tanggal 12 Oktober 2011. Kalau berita wafatnya Jobs "amat sangat heboh", Dennis Ritchie wafat dalam suasana hening. Sekali lagi pertanyaannya, siapakah Dennis Ritchie? Dan yang harus diingat adalah "tanpa adanya Dennis Ritchie, Bill Gates atau Steve Jobs tidak akan pernah dikenal seluruh dunia"

Dennis MacAlistair Ritchie, dilahirkan di Bronxville, New York, Amerika Serikat tanggal 9 September 1941. Ayahnya adalah seorang peneliti di Bell Labs bernama Alistair E. Ritchie.

Oleh karena terinspirasi oleh sang ayah, ia mengambil kuliah di bidang Fisika pada Universitas Harvard. Walaupun kuliah di bidang fisika, ia sering mengikuti pelajaran mengenai cara kerja komputer yang saat itu digunakan di Harvard. Komputer tersebut adalah Univac I.

Ketertarikannya tentang dunia komputer terus bertumbuh, dan yang menjadi pusat perhatiannya adalah tentang pemrograman. Bahkan selama masih kuliah, ia sempat bekerja di MIT (MassachusettsInstitute of Technology). Disana ia membangun sistem komputer yang lebih canggih.

Pada tahun 1967, ia bekerja di Bell Labs Computing Sciences Research Center mengikuti jejak ayahnya. Di tempat kerjanya ini dia bertemu denganKenneth Thompson. Duet inilah yang akhirnya menelurkan Bahasa C, yaitu bahasa pemograman yang sangat populer hingga saat ini.

Saat itu, UNIX dikembangkan dengan bahasa mesin. Selain sulit dibuat, juga me-maintenance-nya sangat sulit, pokoknya sangat tidak friendly. Maka Dennis Ritchie berinisiatif mengkombinasikan beberapa aspek UNIX dengan bahasa pemograman baru yang dikembangkannya, yang saat ini dikenal dengan Bahasa C. Dan pada tahun 1973, Dennis Ritchie dan Kenneth Thompson berhasil menulis ulang seluruh sistem UNIX ke dalam Bahasa C.

Penggunaan Bahasa C untuk menulis UNIX akhirnya memiliki efek yang dahsyat, apalagi semenjak dimulainya era internet. Bisa dikatakan, internet tak akan berjalan tanpa C dan UNIX. Hampir semua web server dijalankan pada hardware bersistem operasi UNIX. Linux dan FreeBSD pun berbasis UNIX. Peranti lunaknya pun dikembangkan dari Bahasa C atau turunannya seperti C++ dan Java. Bahkan Python dan Ruby pun bisa diimplementasikan di Bahasa C. dan hampir semua browser internet tak ada yang dikembangkan tanpa Bahasa C.

Operating system yang paling populer saat ini, Windows, awalnya juga dikembangkan menggunakan Bahasa C. Bahkan secara tak langsung, sistem operasi Macjuga berakar dari UNIX.

Tahukah Anda, dalam dunia teknologi informasi dan telekomunikasi saat ini, hampir selalu kita jumpai produk yang berbasis Bahasa C dan UNIX di dalamnya. Saat ini, semua sektor dalam kehidupan amat begantung terhadap keberadaan teknologi informasi. Maka dari itu, maka kita akan maklum bahwa jasa Dennis Ritchie amat besar terhadap kesejahteraan umat manusia.

Bill Gates ataupun Steve Jobs adalah seorang inovator yang bekerja bagaikan koki andal yang meramu bahan-bahan untuk menjadi hidangan nikmat. Merekalah yang akan dikenang orang. Tapi tanpa "petani" yang mampu menyediakan bahan-bahan baku untuk diolah, maka tidak akan pernah ada makanan enak. Dennis Ritchie telah membuat sebuah pondasi yang kokoh bagi dunia teknologi informasi. Dan tanpa dia, bisa dikatakan bahwa orang seperti Bill Gates dengan Microsoft-nya, Steve Jobs dengan produk Apple-nya yang inovatif dan Mark Zuckerberg dengan Facebook-nya tidak akan pernah dikenal orang.

Sekali lagi, kalau kematian Steve Jobs mampu membuat dunia menjadi heboh maka kematian Dennis Ritchie hanya dianggap sebagai angin lalu saja. Ternyata, dunia ternyata lebih berpihak pada segala sesuatu yang glamor



Recommended Download
Download Insidious Chapter 3 Sub Indo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar