Selasa, 27 September 2011

Jejak Pelaku Bom Bunuh Diri Solo Sebelum Meledakkan Diri

Sebelum meledakkan dirinya sendiri di depan pintu masuk Gereja Bethel Injil Sepenuh Kepunton di Jalan Arif Rachman Hakim, Kelurahan Tegalharjo, Kecamatan Jebres, pelaku bom bunuh diri diduga sempat mampir ke beberapa tempat.



Pertama, pelaku diduga mampir ke sebuah warnet bernama Solonet di Jalan Arifin. Lokasinya sekitar 200 meter di barat gereja. Dia di warnet sekitar pukul 08.30 dan berselancar selama satu jam. "Selama berselancar, pelaku membuka situs Ar Rahman dengan memilih halaman yang membahas tentang seputar perjuangan Islam," kata Rina Kristiningsih, penjaga warnet, Ahad, 25 September 2011.

Rina menambahkan, saat itu pelaku sempat membuka berita tentang pasukan Amerika Serikat di Afghanistan, protes pembakaran Al Quran di Afghanistan, dan ledakan yang melukai tentara Prancis di Afghanistan. Dari rincian halaman yang sempat dilihat Tempo, pelaku juga membuka sebuah situs yang menayangkan video Usamah bin Laden tentang mati syahid cita-cita manusia terbaik. juga yang dibuka situs balapan motor MotoGP.

"Usai dari warnet, pelaku menuju warung angkringan di dekat gereja," kata salah seorang sumber kepolisian di lapangan. Pemilik warung angkringan, Kartinah, membenarkan bahwa sekitar pukul 10.00 ada seorang laki-laki yang tidak dikenalnya, masuk ke warungnya dengan berjalan kaki.

Warung tersebut terletak sekitar 100 meter di timur gereja, masih di Jalan Arif Rahman Hakim. Selama di warung angkringan, si pelaku sempat makan nasi bungkus dua buah. Dia mengaku akan menjemput seseorang di gereja. Menjelang kebaktian usai, dia bergerak menuju gereja. Tak berselang lama, Kartinah mendengar bunyi ledakan.

Gereja Kepunton berada sekitar 3,5 kilometer di timur Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Sedangkan dari Balai Kota Surakarta, gereja tersebut terletak sekitar 2 kilometer di sebelah utara Balai Kota. Antara lokasi kejadian dengan Balai Kota Surakarta, terdapat Kejaksaan Negeri Surakarta.

Fakta Menarik Tentang BATIK Indonesia

Ditetapkannya batik sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO, dan peringatannya setiap tanggal 2 Oktober, seharusnya membuat kita semakin memahami apa yang disebut sebagai batik. Yang dijadikan warisan budaya tersebut adalah proses membatiknya, bukan kain dengan motif batik seperti yang kerap dipersepsikan orang kebanyakan.

Hal sederhana yang mungkin belum Anda ketahui, misalnya, batik ternyata bukan hanya dikerjakan oleh perempuan pembatik yang duduk di dingklik (bangku pendek) sambil melukisi kain mori dengan lilin malam. Sehelai kain batik bisa dikerjakan oleh empat hingga lima orang. Dari pembuat pola di kertas, pembatik, hingga pemberi warna dan penglorod.



Bila diurut-urut, proses membatik adalah sebagai berikut:


1. Nyungging, yaitu membuat pola atau motif batik pada kertas. Tidak semua orang bisa membuat motif batik, sehingga pola ini dibuat oleh spesialis pola.
2. Njaplak, memindahkan pola dari kertas ke kain.
3. Nglowong, melekatkan malam di kain dengan canting sesuai pola. Pada tahap ini, motif batik akan mulai tampak.
4. Ngiseni, memberikan motif isen-isen (isian) atau variasi pada ornamen utama yang sudah dilengreng atau dilekatkan dengan malam menggunakan canting.
5. Nyolet, mewarnai bagian-bagian tertentu dengan kuas. Misalnya, gambar bunga atau burung yang muncul di sana-sini.
6. Mopok, menutup bagian yang dicolet dengan malam. Tahap ini diiringi dengan nembok, atau menutup bagian dasar kain yang tidak perlu diwarnai.
7. Ngelir, melakukan proses pewarnaan kain secara menyeluruh.
8. Nglorod, proses pertama meluruhkan malam dengan merendam kain di dalam air mendidih.
9. Ngrentesi, memberikan cecek atau titik pada klowongan (garis-garis gambar pada ornamen utama). Untuk menghasilkan cecekan yang halus, digunakan canting dengan jarum yang tipis.
10. Nyumri, menutup kembali bagian tertentu dengan malam.
11. Nyoja, mencelupkan kain dengan warna coklat, atau sogan. Batik sogan adalah batik yang berwarna dasar coklat, seperti batik yogya atau batik solo.
12. Nglorod, proses peluruhan malam kembali dengan cara merendam kain di dalam air mendidih.





Bayangkan saja, sehelai kain ukuran 2,5 m yang menampilkan suatu karya batik, ternyata membutuhkan waktu pembuatan hingga tiga bulan. Proses pembuatan yang begitu lama jelas menuntut kesabaran, ketelitian, dan cita rasa yang tinggi. Bagaimanapun, nilai batik akan meningkat bila pembatik mampu menghasilkan batik dengan tingkat kesulitan yang tinggi.

"Nilai jualnya tergantung dari keunikan kainnya, batikan, dan warnanya. Kalau desainnya langka, dan tak bisa ditiru, itu akan menentukan harganya.

Pembatik -yang memindahkan pola ke atas kain, dan melukisnya dengan menggunakan canting, lalu menutup bagian-bagian yang tidak berwarna dengan lilin (malam), pewarnaan, nglorod (proses membilas atau meluruhkan lapisan malam), hingga mencuci dan kemudian menjemurnya hingga siap dipakai.

Seorang yang menguasai pembuatan batik tentu mampu melakukan seluruh tahapan ini. Termasuk, dos & don'ts dalam melakukan setiap tahapan tersebut.

Menciptakan warna yang dihasilkan dari bahan-bahan alami seperti kayu tingi, secang, mahoni, jambal, tegeran, atau jelawe. Yang mengutamakan kualitas, mengejar kesempurnaan hingga semaksimal mungkin. mengejar kepuasan batin dengan menghasilkan batik yang berkualitas tinggi. Selembar kain batik karyanya yang berukuran 2,5 m dari bahan katun bisa dihargai hingga Rp 3 juta. Sedangkan batik dari bahan sutera nilainya bisa mencapai Rp 15 juta.

Banyak hal yang bisa menghambat pengerjaan sehelai batik, dan mengharuskan pembatik mengulangi pembuatannya dari awal. Misalnya, pelukisan dengan lilin yang blobor akibat cairan lilin yang tidak pas kekentalannya. Atau, kegagalan saat proses pewarnaan. Kalau sudah begini, pembatik tentu mengalami kerugian seperti hilangnya lembaran kain berbahan sutera yang nilainya mencapai jutaan.

"Itu sering terjadi, dan mau tidak mau kita harus menerimanya. Anda harus membayar kegagalan itu dengan menikmati seluruh prosesnya. Enjoy the process, enjoy the moment. Kita tidak akan menjadi pembatik yang andal jika tidak melalui proses kegagalan itu," tutur desainer Edward Hutabarat".

Di luar urusan teknis, masih ada kendala sosial yang menghambat proses pembuatan batik. Banyak pembatiknya yang menikah, mempunyai anak, dan memutuskan berhenti bekerja. "Padahal regenerasi kan harus terus berlangsung. Akhirnya saya harus mencari pembatik lagi, entah dari keluarga atau teman-temannya,".

Ditemukan Danau Merah Seperti Darah Di Bengkulu



Warga Kota Pagaralam, Sematera Selatan, Sabtu (4/12), menemukan danau yang permukaan air berwarna merah seperti darah dengan luas enam hektare diperbatasan Provinsi Bengkulu atau sekitar bukit Raje Mandare.

Keberadaan danau ini juga baru dapat dijangkau membutuhkan waktu sekitar dua hari dengan berjalan kaki melewati kawasan hutan dan bukit Rimbacandi, Kelurahan Candi Jaya, Kecamatan Dempo Selatan.

“Kami bersama rombongan sebanya 21 orang termasuk dua para normal melakukan ekspedisi di kawasan Rimbacandi dengan menelusuri tebing, hutan dan perbukitan selama dua hari baru sampai di lokasi danau merah tersebut,” kata Asmidi, warga setempat di Pagaralam.

Dikatakannya, letak danau itu di sekitar perbukitan Raje Mandare perbatasan antara Kota Pagaralam dan Kaur, Provinsi Bengkulu yang terkenal dengan banyak tersimpan berbagai peninggalan bersejarah termasuk candi.

Menurut dia, daerah itu memang banyak hal yang aneh bisa ditemukan, bukan hanya ada danau dengan terlihat permukaan air berwarna merah, tapi juga ada lokasi menimbulkan aroma pandan bila malam hari.

“Namun anehnya meskipun dilihat dari permukaan berwarna merah, tapi ketika air diambil menggunakan tangan diangkat ke permukaan justru warnanya seperti biasa bening dan jernih,” kata dia.

Ia mengatakan, kemudian di daerah bukit Raje Mandare itu kondisi hutanya juga ada keanehan, untuk membedakan apakah daerah tersebut masih tanah Besemah atau bukan bisa dilihat dari pohon kayu.

“Jadi kalau pohon kayu miring ke arah Pagaralam artinya masih masuk wilayah tanah Besemah, sedangkan kalau masuk daerah Bengkulu ia akan berlawanan arah miringnya,” ungkap dia.

Kemudian di daerah itu, semua jenis burung dan hewan hutan yang ada cukup jinak, namun tidak boleh mengeluarkan suara atau berbicara supaya aneka hewan tersebut tidak lari, kata Asmidi.

“Ada hal lain yang kami temukan seperti kelabang raksasa ukuran lebar 30 centimeter dengan panjang 50 cm, burung raksasa dan kerbau yang telinganya ada sarang lebah atau tawon, namun demikian kami tidak tahu apa saja yang tersimpan di daerah bukit Raje Mandare itu,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Senibudaya setempat, Syafrudin, mengatakan daerah Rimbacandi memang masih banyak menyimpan misteri hingga kini masih belum dapat terungkap termasuk keberadaan bukit Raje Mandare yang banyak memiliki peninggalan sejarah termasuk aset pariwisata alam.

Pihak pemerintah setempat untuk melakukan penelitian di daerah itu, terkendala masalah keterbatasan dana serta diperlukan tenaga ahli di bidangnya

perbedaan co dan ce di ATM

Perbedaan Cowo dan Cewe kalau ke ATM

KALAU cowo ambil uang di atm

1. Parkir mobil
2. Masuk ATM
3. Masukkan kartu
4. Masukkan nomer PIN
5. Ambil uangnya
6. Ambil kartu
7. Pergi dengan mobilnya

KALAU CEWE

1. Parkir mobil
2. Betulin makeup
3. Matikan mesin
4. Periksa makeup
5. Masuk ke atm
6. Sibuk cari kartu
7. Masukkan kartu
8. Tekan cancel
9. Sibuk lagi cari catatan PIN
10. Masukkan kartu
11. Ambil uangnya
12. Balik ke mobil
13. Kembali ke nomor 4
14. Start mobil
15. Matikkan lagi
16. Balik lagi kemesin ATM
17. Ambil kartu ATM-nya
18. Balik ke mobil
19. Kembali ke nomor 4
20. Start mobil
21. Kembali ke nomor 4
22. Nyetir mobil 1/2 km
23. Ngeliat cowok ganteng
24. Berhenti sebentar
25. Kembali ke nomor 4
26. Kembali ke nomor 2
27. Nyetir 1/2 km
28. Berhenti sebentar
29. Lepas rem tangan
30. Nyetir lagi

Pria Potong Tangannya Sendiri karena Perintah Tuhan


Seorang pria di Greenwood South Carolina Amerika Serikat memotong tangannya sendiri dengan pisau dapur Rabu pekan ini. Dia mengaku kepada polisi bahwa Tuhan yang memerintahkannya potong tangan.

Diberitakan situs berita lokal WYFF4, seorang saksi mata yang sedang bekerja tak jauh dari rumah pria itu mengatakan, bahwa dirinya mendengar seseorang berteriak, kemudian melihat pria berdiri di pintu sambil memegang pisau dan membaca ayat-ayat yang di yakininya.

Tak lama kemudian polisi dan petugas medis mendatangai rumah pria berusia 48 tahun itu. Polisi menemukannya dalam kondisi berbaring di depan pintu apartemennya. Di dekatnya juga ditemukan pisau.

Polisi mengatakan, saat pria itu ditanya mengapa dia memotong tangannya, pria itu menjawab, Tuhan telah memerintahkan untuk melakukannya. Tidak ada keterangan dari petugas medis mengenai nasib tangan pria itu, apakah bisa berfungsi normal kembali.

Polisi juga memastikan tidak ada indikasi tindak kriminal dan melibatkan orang lain dalam kejadian itu. Polisi mengindikasikan kejadian ini sebagai usaha bunuh diri.

Pesulap-pesulap Indonesia yang mirip dengan pesulap internasional

1. Deddy Cobuzier dan Max Maven


Dari segi penampilan, Deddy dan Max sangat mirip. Mulai dari tatanan rambut, baju serba hitam, dan riasan wajah. Keduanya juga sama-sama mengusung aliran sulap Mentalism. Kemiripan antara Deddy dan Max sempat dipermasalahkan, namun akhirnya secara terbuka Deddy mengakui bahwa ia memang mengidolakan Max Maven.

2. Joe Sandy dan Arthur Benjamin


2 pesulap ini sama-sama dikenal sebagai 'The Master of Number'. Arthur Benjamin yang juga berprofesi sebagai dosen matematika dikenal sebagai penemu methode 'Lightning Calculator', suatu metode untuk melakukan perhitungan matematis supercepat. Selain itu, ia juga menulis beberapa buku tentang Mathemagics. Joe dinilai memiliki banyak kemiripan dengan Arthur Benjamin karena ia juga sempat menjadi tutor matematika. Selain itu, permainan angka Joe Sandy di atas panggung juga sangat memukau dan luar biasa.

3. Abu Marlo dan Ed Marlo



Untuk kasus ini, kemiripan antara Abu Marlo dan Edward Marlo hanya sebatas nama. Aliran magic yang dipilih keduanya sangat berbeda. Abu banyak menampilkan penampilan sulap dengan alat-alat berat serta atmosfer yang menegangkan, sedangkan Ed lebih dikenal sebagai pesulap kartu dan classic magic.

4. Limbad dan Criss Angel


Sama-sama berambut gondrong dan sama-sama suka menampilkan magic yang beraliran ekstrim. Keduanya dikenal sebagai pesulap yang sangat sering menantang bahaya untuk menghibur penonton. Bedanya, aliran magic Criss lebih variatif dari Limbad, selain itu sosok Criss Angel juga membawa aura cool, tenang, dan penuh karisma untuk memikat lawan jenis.

5. Rizuki dan Juliana Chen


Pemenang kontes the Master Season 3, Rizuki, dianggap memiliki kesamaan dengan Juliana Chen. Keduanya memiliki wajah bertipe oriental, mengusung aliran sulap yang mengutamakan kecepatan tangan dan classic magic, serta tentu saja sama-sama wanita. Akan sangat menarik bila suatu saat kita bisa menyaksikan kolaborasi antara Juliana Chen dan Rizuki.   

Bidan Asal Bali Ini Jadi Pahlawan Dunia


Seorang bidan asal Bali menjadi pahlawan dunia. Ia masuk dalam Top 10 CNN Heroes, sebuah penghargaan yang diberikan kepada orang yang berkontribusi bagi komunitas terdekatnya.

Bidan bernama Robin Lim itu menjadi nomine dalam penghargaan tersebut karena perannya membantu ibu-ibu di Bali dalam melahirkan anak sehat dengan selamat. Ibu Lim, demikian Robin Lim biasa disapa di Bali, mendirikan Yayasan Bumi Sehat pada tahun 2003.

Yayasan tersebut menawarkan perawatan prakelahiran dan bantuan melahirkan secara gratis dan sehat. Tujuannya adalah mengurangi angka kematian anak dan ibu pada proses kelahiran, yang masih termasuk tinggi di kawasan Asia. Ibu Lim menuturkan, motivasi mendirikan Yayasan Bumi Sehat berasal dari pengalaman pribadi.

"Saya kehilangan sahabat dan bidan yang membantu kelahiran anak saya. Saya juga kehilangan saudara perempuan dan bayinya yang meninggal karena komplikasi saat kehamilan ketiga. Saya sangat terpukul," kata Lim kepada CNN, Maret 2011 lalu.

Dari pengalaman tersebut, Lim memutuskan untuk tidak marah. Ia berupaya menjadi pihak yang mampu memberi solusi. Ia kemudian menjual rumahnya di Hawaii dan bersama suaminya memutuskan untuk pindah ke Bali.

Asia, lalu Bali, bukan tempat yang asing bagi Lim sebab ia dibesarkan di Filipina. Ada satu prinsip dalam pelayanan Lim di Yayasan Bumi Sehat.

"Bintang rock ataupun pelacur, semua diperlakukan seperti pasien VIP di Bumi Sehat, dengan kebaikan dan penuh hormat. Tak ada yang jadi kaya dengan menjadi bidan. Kekayaan yang Anda semua alami adalah nilai terbesar yang kami dapatkan," cerita Lim.

Seiring berkembangnya Yayasan Bumi Sehat, banyak kalangan pun mulai meminati tempat tersebut. Ada juga ekspatriat dan selebriti yang memilih melahirkan di klinik ini dan memberikan donasi setelahnya. Masyarakat Bali pun banyak yang memilih melahirkan di Bumi Sehat.

Sebanyak 80 persen dari mereka mendapatkan layanan secara gratis. Saat tsunami terjadi di Aceh pada tahun 2006, Bumi Sehat membuka klinik di sana untuk melayani kalangan yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Dengan dua klinik yang ada di Bali dan Aceh, Bumi Sehat kini telah melayani kelahiran 5.000 bayi. Salah satu selebriti yang melahirkan di sini adalah Oppie Andaresta. Misi Bumi Sehat tentu akan terus berlanjut.

Sebagai bagian dalam Top Ten CNN Heroes, Lim akan menerima 50.000 dollar AS untuk melanjutkan misinya. Lim pun mendapat kehormatan untuk hadir di "CNN Heroes: An All Star Tribute" yang akan disiarkan secara global pada 11 Desember 2011 pukul 20.00 waktu Amerika dan Kanada atau 12 Desember 2011 pagi waktu Indonesia.

Lim juga berpeluang menjadi pemenang CNN Heroes of the Year dan mendapatkan penghargaan sebesar 250.000 dollar AS. Untuk menjadi pemenang, Lim perlu pungutan suara, termasuk dari Anda semua.

Pungutan suara masih bisa dilakukan hingga 7 Desember 2011 mendatang lewat situs CNNHeroes.com. Memilih Lim berarti mendukung kesejahteraan ibu di Indonesia. Penyelenggaraan CNN Heroes tahun ini merupakan yang kelima.

Kampanye ini telah memprofilkan 160 orang di CNN dan CNN.com. Sebanyak 400.000 dari 100 negara juga telah terdaftar sebagai calon CNN Heroes dalam lima tahun.

Jim Walton, Kepala CNN Worldwide, mengatakan bahwa penghargaan ini bertujuan mendukung misi tiap individu yang tekun dan tulus memberikan pelayanan berarti bagi komunitasnya.